Kamis, 23 Juli 2020

Penulisan Om Swastyastu yang Benar

Penulisan Om Swastyastu yang Benar

Saat mengucapkan kata Om Swastyastu, kita belum tentu tahu Penulisanya yang benar. Dalam artikel kali ini, sedikitnya kita akan tahu penulisan Om Swastaystu yang benar.

Kesalahan Penulisan ini, kemungkinan dikarenakan oleh faktor briuk-siu, atau milu-milu tuwung seperti agama lain atau juga karena faktor tidak tahu dan ingin menyingkat kata karena tuntutan era-digital (asumsi saya).

Melihat lunturnya pemahaman umat Hindu dalam memahami agama Hindu, tentu Blog Kembar.info akan terus memberikan pencerahan mulai dari pemahaman dasar sampai memahami Hindu secara menyeluruh. Hal ini bertujuan untuk meng-ajegkan Taksu sampai ke generasi selanjutnya.

Mulai dari Penulisan kata Om Swastyastu,
Ada empat kata yang sering di tulis oleh umat Hindu dan manakah yang benar?
Kita akan ulas secara tepat;

1. OSA
    Kata yang sering digunakan beberapa umat Hindu untuk menyingkat kata Om Swastyastu, dan tentu dari arti serta penulisanya tidak patut untuk ditiru.
OSA dalam bahasa Suomi artinya bagian,

Dalam dunia kedokteran kata OSA (Obstructive sleep apnea) adalah gangguan tidur yang membuat Anda berhenti bernapas untuk sementara saat tidur. Obstructive sleep apnea atau OSA adalah gangguan tidur yang serius.

Dalam bahasa Jepang, Kata osa - おさ  artinya: chief, kepala.

Seharusnya kata Om Swastyastu tidak di singkat karena akan memberikan makna yang berbeda.

Meskipun penulisan OSA dipahami oleh beberapa orang digital, namun generasi selanjutnya yang tidak memahaminya akan berdampak polemik di antara umat Hindu.


2. OM SWASTIASTU
    
              dan 

3. OM SUASTIASTU
    Masih dikatakan salah dalam menulisnya, karena dalam tatanan bahasa Indonesia yang benar adalah kata Su + A  akan menjadi SWA, Begitu juga untuk kata Sti + A akan menjadi Stya

karena dalam aturan tata bahasa Sansekerta menyebabkan penulisannya menjadi Svastyastu atau Swastyastu. Untuk penyeragaman penulisan di Indonesia, Swastyastu akan menjadi pilihan," sedangkan penulisan akademisnya Svastyastu yang menjadi pilihan.



4. OM SWASTYASTU

    Kata yang benar dalam penulisannya,
    OM SWASTYASTU YANG BENAR
Kata Swastyastu terdiri dari kata: SU + ASTI + ASTU
Su artinya baik
Asti artinya ada
Astu artinya mudah-mudahan, Semoga.
OM berasal dari aksara suci ANG, UNG dan MANG yang merupakan pancaran suci Sang Hyang Widhi Wasa.

Jadi arti keseluruhan OM SWASTYASTU ialah “Semoga ada dalam keadaan baik atas karunia Sang Hyang Widhi”.

Perlu diketahui:
Umat Hindu di Indonesia jika bertemu dengan umat Hindu asal India, saat mengucapkan Panganjali yaitu Om Swastyastu maka sapaan tersebut akan dijawab dengan Namaste, namaskar, atau kalau beliau orang suci/pendeta maka akan menjawab dengan Kalyanam astu, mangalam astu


Jika cara penulisan (OM Swastyastu) tidak dibiasakan, maka (di masa depan) akan menjadi polemik yang panjang dan sisi negatifnya bisa terbentuk aliran kepercayaan baru dalam konteks memaknai sebuah kata panganjali.

Mulai sekarang ubah karakter anda ke arah positif, dan selalu menjaga Taksu Bali demi keseimbangan alam.

Semoga bermanfaat

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 Tempat Berbagi Informasi | All Right Reserved