Kamis, 23 Juli 2020

Makna Hari Raya Purnama di Bali

Makna Hari Raya Purnama di Bali

Purnama dalam percarian google identik dengan nama satelit Bumi yaitu Bulan dan Bulan Purnama adalah fase bulan yang letaknya di belakang bumi ditinjau dari posisi mataharinya.

Siklus terbentuknya bulan purnama lamanya 29,5 hari. Purnama berasal dari bahasa sansekerta (purnima).
Dalam kamus Bahasa Indonesia, kata Purnama berarti bulan yang bulat bundar/ sempurna.

Dalam ajaran Agama Hindu di Bali, Purnama lebih di kenal dengan Hari Raya atau Rerahinan Purnama. Dimana umat Hindu akan melakukan persembahyangan sebagai Pemujaan kehadapan Sang Hyang Candra, dan Sanghyang Ketu sebagai dewa kecemerlangan untuk memohon kesempurnaan, keselamatan dan cahaya suci dari Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam berbagai wujud Ista Dewata. 

Biasanya pada hari suci Purnama, umat Hindu menghaturkan Daksina dan Canang Sari pada setiap pelinggih dan pelangkiran yang ada di setiap rumah.

rerahinan di Bali, Purnama, sembahyang, budaya bali


Hari Suci Purnama bisa dikatakan sebagai pengingat bertemunya kembali aci / piodalan atau Pujawali di sebuah pura. Beberapa diantaranya menggunakan perhitungan hari suci Purnama untuk memudahkan mengingatkan piodalan atau aci di Pura tersebut. 


di beberapa daerah juga mengaitkan hari Purnama sebagai Dewasa Ayu, hal ini akan tergantung dari pertemuan hari purnama dengan perhitungan wariga, seperti saat hari Kajeng Kliwon di hari Sabtu yang bertepatan dengan hari Purnama maka hari tersebut disebut Hari Berek Tawukan, pada saat tersebut dilarang menggelar upacara apapun, bahkan sang wiku tidak boleh melaksanakan puja mantra pada hari tersebut.

Pada Hari Suci Purnama, umat Hindu akan sangat baik melakukan pembersihan secara lahir dan batin serta melakukan persembayahangn untuk meminta keselamatan karena Sang Hyang Candra sedang beryoga.

Untuk memahami Hari Purnama di Bali, sebaiknya semua umat Hindu menyucikan diri secara lahir batin dan melakukan upacara persembahyangan serta menghaturkan yadnya kehadapan Hyang Widhi.


Kondisi bersih secara lahir dan batin ini sangat penting karena dalam jiwa yang bersih akan muncul pikiran, perkataan dan perbuatan yang bersih pula. 

Kebersihan juga sangat penting dalam mewujudkan kebahagiaan, terutama dalam hubungan dengan pemujaan kepada Hyang Widhi.

purnama di Bali, Umat Hindu


Berikut ini adalah Hari Purnama (berdasarkan sasih) yang memiliki makna khusus bagi Umat Hindu:


Sasih Kapat
Purnama Kapat beryoga Bhatara Parameswara sebagai Sang Hyang        Purusangkara, diiringi para Dewa, Widyadara-Widyadari dan para Rsi Gana.

Sasih Kedasa
Purnama sasih Kedasa dilakukan pemujaan terhadap Sang Hyang Sunya Amerta pada Sad Kahyangan Wisesa. Piodalan Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih dilaksanakan setiap Purnama sasih Kedasa.

Sasih Sadha
Pada Purnama Sadha Umat Hindu memuja Bhatara Kawitan di Sanggah Kemulan.


Semoga bermanfaat.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 Tempat Berbagi Informasi | All Right Reserved