Senin, 20 Juli 2020

Layangan Bebean menyebabkan Pemadaman Listrik di Denpasar dan Kuta

Layangan Bebean menyebabkan Pemadaman Listrik di Denpasar dan Kuta

PRESS REALEASE: PERKARA TINDAK PIDANA BARANG SIAPA KARENA KESALAHANNYA MENYEBABKAN KEBAKARAN, PELETUSAN ATAU BANJIR YANG MENDATANGKAN BAHAYA BAGI ORANG DAN BARANG SUBSIDER BARANG SIAPA KARENA KESALAHAN ATAU KEALPAAN MENYEBABKAN KERUSAKAN ATAU MEMBUAT TIDAK DAPAT DIPAKAI LAGI BANGUNAN KERETA API, KAWAT TELEGRAM, TELEPON ATAU LISTRIK, PIPA GAS, PIPA AIR ATAU SELOKAN YANG DIPERGUNAKAN UNTUK KEPERLUAN UMUM  

Selamat Siang Komandan,
Melaporkan: 
 1. Pada hari Senin tanggal 20 Juli 2020 pukul 16.20 Wita di halaman Mako Polsek Densel telah berlangsung Press Release Tindak Pidana Barang Siapa Karena Kesalahannya Menyebabkan Kebakaran, Peletusan Atau Banjir Yang Mendatangkan Bahaya Bagi Orang Dan Barang Subsider Barang Siapa Karena Kesalahan Atau Kealpaan Menyebabkan Kerusakan Atau Membuat Tidak Dapat Dipakai Lagi Bangunan Kereta Api, Kawat Telegram, Telepon Atau Listrik, Pipa Gas, Pipa Air Atau Selokan Yang Dipergunakan Untuk Keperluan Umum sesuai dengan LP-A / 04 / VII / 2020 / Polsek Densel, tanggal 20 Juli 2020 


 2. Nampak hadir dalam Press Release - Kapolresta Denpasar - Kasat Reskrim - Waka Polsek Densel - Kanit Reskrim - Aulia Rahman Manager Unit Layanan Tramisi dan Gardu Induk Bali Selatan 


 3. TERSANGKA: DEWA KETUT SUNARDIYA, Umur 50 tahun, Tempat tanggal lahir, Denpasar, 05 Maret 1970, Agama Hindu, Jenis Kelamin Laki - laki, Kewarganegaraan Indonesia, Pekerjaan Wiraswasta, Alamat: Jalan Pelabuhan Benoa gang Rajawali no. 10 X lingk. Br. Pesanggaran, Kel. Pedungan, Denpasar Selatan. 


 4. KORBAN: PT. INDONESIA POWER, Jalan By Pass Ngurah Rai Pesanggaran, Kel. Pedungan, Denpasar Selatan. 


 5. WAKTU & TEMPAT KEJADIAN PERKARA: Hari Minggu, tanggal 19 Juli 2020, sekira pukul 16.25 wita bertempat di PT. Indonesia Power, Jalan By Pass Ngurah Rai Pesanggaran, Pedungan, Denpasar Selatan. 


 6. BARANG BUKTI: a. 1 (satu) gulung tali layangan. b. 1 (satu) buah rangka layangan yang terbakar c. 1 (satu) buah konduktor d. 1 (satu) buah isolator e. 2 (dua) gulungan kabel tembaga 


 7. KRONOLOGIS KEJADIAN : Pada hari Minggu tanggal 19 Juli 2020 sekira jam 15.00 Wita, Pelaku bersama dengan anak angkatnya menerbangkan layang layang jenis bebean di lokasi tanah kosong dekat rumahnya di Jalan Pelabuhan benoa gang Raja Wali No 10 X Pesanggaran Kec. Denpasar Seatan. 
    
     Setelah layangan tersebut berhasil diterbangkan dengan panjang tali kurang lebih 150 meter, kemudian Pelaku mengikat tali layangan di pohon Singapur setelah itu Pelaku meninggalkan layangan tersebut untuk pulang. Pukul 16.24 Wita terjadi Gangguan listrik yang berdampak padamnya pelanggan PLN di wilayah Kuta, Denpasar Selatan dan Denpasar Timur sebanyak 71.121 pelanggan. 

     Gangguan tersebut disebabkan oleh layang-layang berukuran besar terjatuh tepat di Bus Bar 150 kV Gardu Induk (GI) Pesanggaran yg mengakibatkan Padamnya 3 Trafo Gardu Induk dan Pembangkit Gas di Pesanggaran. 

     Begitu terdeteksi ada gangguan, petugas dari PT. Indonesia Power langsung melakukan pengamanan dan perbaikan, sehingga sekitar pukul 17.21 Wita pada hari yang sama, keseluruhan wilayah yang terdampak sudah normal kembali. 

     Untuk Wilayah VVIP seperti Bandara tidak terdampak padam karena sistem otomatisasi bekerja dengan baik sehingga dapat langsung di disupply dari penyulang backup. Sekira pukul 17.30 Wita, Pelaku mengetahui kalau tali layangan tersebut putus saat diberitahukan oleh anak-anak yang sedang main layangan di tanah kosong tersebut, namun saat itu Pelaku tidak berusaha mencari layangan tersebut karena layangannya telah hilang yang mana setahu Pelaku layangan tersebut membawa talinya yang putus sekitar 100 meter. 

    Pukul 19.00 Wita, saat Pelaku sedang berada di rumah, datang seorang petugas yang mengaku dari PT. Indonesia Power, yang mana petugas tersebut menanyakan pemilik layangan jenis bebean warna hitam yang putus dan saat itu menjelaskan bahwa layangan tersebut jatuh dan menimpa gardu induk listrik di areal PT. Indonesia Power, sehingga mengakibatkan konsleting dan terbakar bersama layangannya. 


 8. KRONOLOGIS PENANGKAPAN TERSANGKA: Berdasarkan laporan tersebut di atas Team Opsnal Polsek Denpasar Selatan yg di pimpin Panit 2 IPTU I NYOMAN LABA, SE, melakukan penyelidikan dan pada hari Senin tanggal 20 Juli 2020 sekira pukul 12.30 wita team opsnal mendapatkan informasi bahwa alamat tinggal pelaku di Jalan Pelabuhan Benoa gang Rajawali no. 10 X lingk. Br. Pesanggaran, Kel. Pedungan, Denpasar Selatan, lalu team Opsnal Polsek Denpasar Selatan langsung mengamankan pelaku dan setelah melakukan introgasi, pelaku mengakui perbuatannya yang karena salahnya menyebabkan terjadinya ledakan pada salah satu gardu di tkp sesuai Laporan tersebut diatas. 


9. MOTIF: Tersangka menaikkan layangan dan meninggalkan layangan tersebut tidak dalam pengawasan, sehingga karena salahnya (kealpaannya) menyebabkan layangan tersebut putus, lalu jatuh di TKP dan mengakibatkan salah satu gardu di TKP meledak dan terbakar. 


10. PASAL YANG DI SANGKAKAN: Pasal 188 KUHP Sub pasal 409 KUHP, (1) Dengan hukuman pidana penjara selama-lamanya lima tahun Sub pidana kurungan satu bulan, dihukum Barang Siapa Karena Kesalahannya Menyebabkan Kebakaran, Peletusan Atau Banjir Yang Mendatangkan Bahaya Bagi Orang Dan Barang Subsider Barang Siapa Karena Kesalahan Atau Kealpaan Menyebabkan Kerusakan Atau Membuat Tidak Dapat Dipakai Lagi Bangunan Kereta Api, Kawat Telegram, Telepon Atau Listrik, Pipa Gas, Pipa Air Atau Selokan Yang Dipergunakan Untuk Keperluan Umum. 

 11. Pukul 16.40 Wita Press Release berakhir dalam keadaan aman.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 Tempat Berbagi Informasi | All Right Reserved