Senin, 20 Juli 2020

Filosofi Tumpek Landep

Filosofi Tumpek Landep

Tumpek Landep

Rahinan Tumpek Landep yang diawali dengan kata Tumpek yang berasal dari kata "Metu" yang memiliki bertemu dan "Mpek" yang artinya akhir. 

Jadi Tumpek swcara keseluruhan merupakan hari bertemunya wewaran Panca Wara dan Sapta Wara, diakhiri oleh Saniscara (hari Sabtu). 

Sedangkan kata Landep artinya runcing, tajam (identik dengan senjata) makanya tepat di hari Tumpek Landep beberapa bentuk senjata yang berdasar besi diupacarai, termasuk kendaraan (motor, mobil atau sepeda). 
    Berjalannya waktu, Tumpek Landep semakin luas makna dan penerapannya seperti benda-benda hasil cipta karsa manusia termasuk kendaraan, komputer, mesin dan banyak lagi menjadi bagian untuk diupacarai.

   Pemahamannya, benda-benda yang diupacarai tersebut bukanlah disembah namun dalam konteksnya Umat Hindu membuat Banten tumpek Landep sebagai bentuk doa keselamatan, panugrahan kekuatan terhadap benda tersebut sehingga ada Taksu dan untuk kendaraan menuntun orang selalu selamat di jalan raya.
Umat Hindu memohon keselamatan dan anugrah kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Ida Bhatara Sang Hyang Pasupati.


FILOSOFI TUMPEK LANDEP

   Di dalam pengertian yang lebih spesifik, Landep berarti tajam, memiliki makna filosofi bahwa rahinan Tumpek landep merupakan tonggak penajaman citta, Budhi dan nanah (pikiran). Jadi umat Sedharma selalu berperilaku sesuai dengan kejernihan pikiran dengan landasan nilai-nilai agama. Dengan pikiran yang suci semoga umat Hindu mampu memilah mana perbuatan baik dan buruk.

  Tumpek Landep merupakan simbol intropeksi diri (mulat sarire) untuk memperbaiki karakter yang kurang baik menjadi Dharma (sesuai dengan ajaran-ajaran agama).

  Saat rainan tumpek Landep umat Sedharma hendaknya melakukan persembahyangan nunas wara-nugraha kepada Ida Bhatara Sang Hyang Pasupati, agar menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat.

Hari Tumpek Landep juga baik dilakukan pembersihan, penyucian pusaka warisan leluhur.


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 Tempat Berbagi Informasi | All Right Reserved